Ambon.Malukubarunews.com — Kasus pencurian yang menimpa seorang ibu pedagang di kawasan Pasar Mardika Gedung Putih Ambon menjadi perhatian luas publik setelah videonya viral di media sosial belum lama ini . Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari pemerintah daerah, termasuk pertemuan langsung antara Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dengan korban.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi di Pasar Mardika, salah satu pusat aktivitas ekonomi utama di Kota Ambon. Video yang memperlihatkan korban menangis akibat kehilangan barang dagangannya menyebar luas dan mengundang simpati masyarakat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menerima langsung korban yang diketahui bernama Ibu Tety Salasiwa untuk berdiskusi mengenai permasalahan yang dialaminya.
Dalam pernyataannya melalui media sosial pribadi, Wali Kota menegaskan bahwa jabatan dan status sosial hanyalah sementara, serta menekankan pentingnya solidaritas dan kemanusiaan dalam menghadapi persoalan sosial di masyarakat.
“Jabatan, kedudukan, status sosial yang kita miliki saat ini hanya pakaian sementara yang pada waktunya akan dilepaskan. Ketika itu terjadi, maka kita tidak berbeda, semuanya sama,” ujar Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada korban yang telah datang untuk berdialog secara langsung, serta memastikan bahwa kondisi korban kini telah membaik dan kembali menjalankan aktivitasnya sebagai pedagang.
“Terima kasih Ibu Tety yang telah datang bertemu dan berdiskusi. Video sebelumnya antua ( beliau ) menangis, sekarang sudah kembali berjualan dan sudah tersenyum.
Semoga ibu terbantu dan kembali berjalan dengan baik,” tutur Bodewin
Respons tidak hanya datang dari Pemerintah Kota Ambon, tetapi juga dari Pemerintah Provinsi Maluku. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama jajaran disebut telah mengambil langkah cepat dalam merespons kondisi di Pasar Mardika.
Pemerintah provinsi melalui dinas terkait mulai melakukan penataan kembali kawasan pasar guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Wali Kota Ambon juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Pasar Mardika, termasuk aspek keamanan, ketertiban, dan tata kelola pasar.
“Terima kasih Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran. Mari dukung agar berbagai masalah di Pasar Mardika dapat diselesaikan dengan baik,” ucapnya
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan serta sistem keamanan di pusat-pusat ekonomi rakyat. Pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi berkelanjutan agar Pasar Mardika tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(MB-01)
