Maluku Tengah, Malukubarunews.com – Tiga pohon besar tumbang dan menutup total akses jalan utama di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa pagi (08/07/2025), akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut sejak dini hari.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.15 WIT tepat di ruas jalan depan SMA Aliyah dan SMP Madrasah Negeri Kailolo. Insiden tersebut membuat kendaraan dari arah Desa Kailolo menuju Desa Pelauw, maupun sebaliknya, tidak dapat melintas selama hampir dua jam
“Akses jalan tertutup total kendaraan roda dua dan empat tidak bisa lewat.Kami segera menerima laporan dan langsung menurunkan personil ke lokasi.” ungkap Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Janet Luhukay , saat dikonfirmasi media.
Kapolsek Pulau Haruku beserta sejumlah anggota Polsek turun langsung ke lokasi kejadian setelah menerima informasi dari warga. Mereka berkoordinasi dengan masyarakat sekitar untuk membersihkan material pohon tumbang yang menghalangi jalan.
Petugas gabungan dan warga bekerja sama menggunakan alat manual seperti parang dan gergaji untuk menyingkirkan batang pohon serta ranting besar yang melintang di badan jalan. Meski tanpa bantuan alat berat, evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang solid di lapangan
“Akses jalan kini sudah kembali normal.dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.Kami mengapresiasi keterlibatan aktif warga dalam membantu proses pembersihan ,” ujar Ipda Janet menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan kolaboratif.
Evakuasi selesai sekitar pukul 08.00 WIT dan arus lalu lintas kembali lancar. Sepanjang proses pembersihan, anggota kepolisian juga mengatur lalu lintas di kedua arah untuk menjaga situasi tetap aman dan tertib.
Berdasarkan pemantauan terakhir dari lokasi kejadian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, aparat tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana serupa di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Maluku
“Kami minta warga selalu waspada,terutama saat melintasi jalur yang banyak ditumbuhi pohon besar bila melihat tanda -tanda bahaya segera laporankan .ke pihak berwewenang ,” tambah Ipda Janet.
Fenomena cuaca ekstrem seperti ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan pemerintah daerah. Menurut BMKG, hujan lebat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di kawasan Maluku Tengah.
Pihak Polresta Ambon juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan instansi teknis terkait untuk mendata pohon-pohon rawan tumbang di jalur padat kendaraan, demi mencegah kejadian serupa terulang.(*)