Ambon Maluku , malukubarunews.com – Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, berencana melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam pendistribusian Surat Pemberitahuan (SPT) pajak kepada masyarakat di Kota Ambon.
Rencana tersebut dilakukan dengan menugaskan kader Dasawisma untuk membantu membagikan SPT pajak secara langsung dari rumah ke rumah. Para kader yang menjalankan tugas tersebut nantinya akan diberikan insentif oleh pemerintah.
Hal itu disampaikan Walikota kepada wartawan usai kegiatan penilaian lombah desa pelaksanaan terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Selasa (3/11).
Bodewin menjelaskan, pelibatan PKK merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengoptimalkan peran kader PKK hingga ke tingkat lingkungan.
“Saya sudah pikir PKK, kita berikan sampai dengan nanti bagi SPT pajak per masyarakat. Jadi nanti ibu-ibu Dasawisma ini datang di negeri, lalu membagikan SPT pajak dari rumah ke rumah. Nanti dapat insentif dari situ,” ungkap Bodewin.
Dalam kesempatan itu, Bodewin juga menyinggung kinerja ketua RT dan RW di Kota Ambon. Ia mengaku masih menemukan sejumlah instruksi pemerintah yang belum berjalan maksimal hingga ke tingkat bawah.
Karena itu, dirinya mempertimbangkan pelibatan PKK untuk mengambil sejumlah peran yang selama ini diharapkan dapat dijalankan oleh perangkat lingkungan.
“Jujur, kita mulai kurang sreg dengan RT dan RW, karena banyak hal yang beta perintahkan untuk dijalankan sampai ke tingkat bawah, tetapi tidak berjalan. Karena itu, kita serahkan ke PKK saja,” tegasnya.
Menurut Bodewin, keterlibatan kader PKK diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat secara langsung, termasuk dalam urusan pendistribusian dokumen perpajakan.
Ia menegaskan, pemerintah ingin membangun kerja sama dengan PKK untuk mendorong kemajuan desa, negeri, kelurahan, kecamatan hingga Kota Ambon.
“Kita ingin sama-sama dengan PKK untuk bekerja, memajukan desa, negeri, kelurahan, kecamatan, dan Kota Ambon,” tandasnya.(Ng)

