Ambon Maluku , malukubarunews.com – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, mengapresiasi kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, dalam prosesi Wisuda Universitas Pattimura (Unpatti) Periode Oktober 2026. Kehadiran tokoh nasional tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada para lulusan dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Apresiasi itu disampaikan Benhur kepada sejumlah wartawan usai menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura di Auditorium Unpatti, Ambon, Senin (2/11/2026). Menurutnya, kehadiran Jusuf Kalla dalam momentum akademik tersebut memberikan nilai tersendiri bagi 1.713 lulusan yang mengikuti prosesi wisuda.
Benhur menilai, kesempatan mendengarkan langsung motivasi dari mantan Wakil Presiden RI merupakan pengalaman berharga yang tidak selalu diperoleh setiap mahasiswa. Karena itu, pesan-pesan yang disampaikan Jusuf Kalla diharapkan dapat menjadi bekal bagi para wisudawan dan wisudawati dalam menentukan langkah dan masa depan mereka.
“Saya mengapresiasi sekali karena Pak Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden, juga hadir dan memberikan motivasi kepada seluruh lulusan. Wisuda merupakan sebuah momen yang unik dan tidak mudah dialami oleh mahasiswa lainnya,” ujar Benhur.
Ia berharap, motivasi yang diberikan Jusuf Kalla tidak berhenti sebagai pesan seremonial dalam acara wisuda, tetapi benar-benar menjadi inspirasi yang mendorong para lulusan untuk berani mengambil keputusan dan membangun masa depan melalui langkah-langkah produktif.
Salah satu pesan Jusuf Kalla yang menjadi perhatian Benhur adalah pentingnya mengubah pola pikir lulusan perguruan tinggi, dari sekadar mencari pekerjaan menjadi berani menciptakan lapangan pekerjaan. Menurutnya, peluang memperoleh pekerjaan memiliki keterbatasan kuota, sementara keberanian membangun usaha dapat membuka kesempatan ekonomi yang lebih luas.
“Tadi, satu pesan beliau yang saya ingat, memperoleh pekerjaan atau memberi pekerjaan. Kalau memperoleh pekerjaan, kuotanya sempit. Tetapi yang memberi pekerjaan, dia harus menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur yang mesti melakukan langkah-langkah positif dalam kehidupan nyata,” ungkap Benhur.
Menurut Ketua DPRD Maluku tersebut, pesan itu sangat relevan karena para wisudawan kini memasuki fase baru kehidupan setelah memperoleh bekal ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mengimplementasikan ilmu tersebut menjadi kemampuan produktif, menciptakan peluang usaha, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Benhur juga menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas Pattimura atas keberhasilannya meluluskan lebih dari 1.700 mahasiswa dalam periode wisuda kali ini.
Ia berharap Unpatti terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi, serta melahirkan generasi yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan Maluku.
“Saya memberi selamat kepada Universitas Pattimura yang telah mewisuda 1.700-an mahasiswa hari ini. Semoga Unpatti terus maju dan menanjak ke atas. Hotu Messe,” tutup Benhur.
Pernyataan Benhur tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak cukup diukur dari jumlah lulusan dan gelar akademik yang diberikan. Lebih dari itu, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, berjiwa wirausaha, dan memiliki keberanian menciptakan lapangan kerja. Bagi Maluku sebagai daerah kepulauan dengan potensi ekonomi yang besar, kehadiran generasi muda produktif menjadi salah satu modal penting untuk memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(MB-01)

