Ambon Maluku , malukubaruews.com – Polda Maluku memperkuat langkah pencegahan konflik dan pengamanan wilayah pascakonflik di kawasan STAIN, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan turun langsung mengecek kesiapsiagaan personel pada dua Pos Pengamanan (Pos Pam), Kamis (29/10/2026), guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari pengawasan langsung pimpinan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pengamanan kawasan STAIN tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran aparat, tetapi harus disertai deteksi dini, respons cepat, serta pendekatan persuasif untuk mencegah munculnya kembali konflik yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.
Dua pos yang dikunjungi Kapolda masing-masing Pos Pam I di Perempatan Alfa Midi STAIN dan Pos Pam II di Pertigaan Indomaret STAIN. Kedua lokasi tersebut merupakan titik strategis pemantauan situasi keamanan, terutama untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut.
Dalam kunjungan tersebut, Suwondo didampingi Karo Ops, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirsamapta, Dansat Brimob, Korspripim Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, sejumlah pejabat utama Polresta, serta Kapolsek Sirimau. Kapolda menerima laporan langsung dari personel mengenai perkembangan situasi keamanan, kondisi pengamanan, pelaksanaan program Pollima, hingga kronologi situasi pascakonflik di kawasan STAIN.
Kapolda menegaskan, keberadaan personel kepolisian di kawasan tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Anggota tidak boleh sekadar menjalankan rutinitas penjagaan, tetapi dituntut memahami perkembangan situasi wilayah, meningkatkan kewaspadaan, dan mengutamakan langkah pencegahan melalui pendekatan humanis.
“Kehadiran personel Polri di kawasan STAIN harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya minta seluruh anggota meningkatkan kewaspadaan, memahami perkembangan situasi di wilayah tugasnya, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan pendekatan humanis. Prioritas kita adalah menjaga agar situasi tetap aman dan tidak terjadi kembali konflik yang dapat merugikan masyarakat,” pinta Suwondo.
Selain menginstruksikan peningkatan kesiapsiagaan personel, Kapolda juga meminta masyarakat berperan aktif menjaga perdamaian. Ia mengingatkan pentingnya komunikasi dan pengendalian diri agar persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi perselisihan, terlebih akibat informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan komunikasi apabila terjadi persoalan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa pengecekan langsung tersebut merupakan bentuk keseriusan pimpinan dalam memastikan kesiapan personel sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Menurutnya, Pos Pam STAIN harus menjadi pusat pemantauan sekaligus ruang komunikasi antara aparat dan masyarakat untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Pengecekan langsung yang dilakukan Kapolda Maluku merupakan bentuk pengawasan sekaligus komitmen pimpinan untuk memastikan seluruh personel hadir dan siap memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat. Keberadaan Pos Pam di kawasan STAIN tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, mendeteksi potensi gangguan sejak dini, dan memberikan respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi,” jelas Rositah.
Rositah menambahkan, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel maupun keberadaan pos pengamanan. Koordinasi lintas satuan, kemampuan membaca dinamika sosial, komunikasi yang terbuka, serta tindakan profesional dan proporsional menjadi faktor penting dalam mencegah eskalasi konflik. Karena itu, Polda Maluku terus memperkuat sinergi bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease serta Polsek Sirimau untuk memastikan pengawasan berjalan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, terlindungi, dan dapat menjalankan aktivitas tanpa rasa khawatir. Mari bersama-sama menjaga kedamaian, menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan, dan mempercayakan penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi serta mekanisme yang tepat,” ujarnya.
Pengecekan kedua Pos Pam STAIN tersebut berakhir dengan situasi aman, lancar, dan terkendali. Melalui penguatan pengamanan, deteksi dini, serta pendekatan humanis, Polda Maluku menegaskan komitmennya mencegah konflik berulang dan memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi pengawasan dan membangun kepercayaan publik agar perdamaian di kawasan STAIN dapat berlangsung secara berkelanjutan.(*)

