Ambon.Malukubarunews.com – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena secara resmi melepas Kafilah Kota Ambon yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Lantai II Balai Kota Ambon, Senin (22/6), dan dihadiri pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), para pelatih, pembina, serta peserta yang akan mewakili Kota Ambon dalam ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Kafilah Kota Ambon yang diberangkatkan berjumlah 90 orang dan akan mengikuti 34 mata lomba yang tersebar pada tujuh cabang perlombaan. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung pembinaan generasi muda Islam sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menyampaikan apresiasi kepada LPTQ Kota Ambon yang telah melakukan proses seleksi, pembinaan, dan persiapan secara maksimal sehingga para peserta siap tampil pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku.
“Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada LPTQ Kota Ambon yang telah bekerja keras menyiapkan para kafilah sehingga siap mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku,”ucapnya
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda agar memiliki landasan moral, spiritual, dan akhlak yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Kita yakin dengan pemahaman yang baik terhadap Al-Qur’an, akan lahir generasi muda yang hebat, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” kata Wali Kota Ambon.
Selain memberikan apresiasi kepada peserta, Wali Kota juga menyampaikan penghargaan kepada para pelatih dan pembina yang telah mendampingi para kafilah selama proses pembinaan. Menurutnya, keberhasilan peserta mencapai tahap kompetisi tidak terlepas dari dedikasi para pembina yang secara konsisten memberikan bimbingan dan pendampingan.
Ia menegaskan bahwa program pembinaan MTQ merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek intelektual, tetapi juga pembentukan mental dan spiritual generasi muda.
“Program ini bertujuan membangun generasi Kota Ambon yang memiliki mental dan spiritualitas yang kuat. Salah satunya melalui upaya membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam,”tegas Wali Kota Ambon.
Kepada seluruh peserta, Wali Kota berpesan agar menjadikan MTQ sebagai sarana menunjukkan kemampuan terbaik tanpa terbebani target juara. Menurutnya, semangat utama yang harus dibawa para peserta adalah memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada daerah dan ibadah kepada Allah SWT.
“Tugas kalian adalah mengeluarkan seluruh potensi terbaik yang dimiliki untuk Kota Ambon. Soal juara itu bonus. Yang terpenting tampil maksimal dan memberikan yang terbaik sebagai bentuk pengabdian dan ibadah kepada Allah SWT,” pesannya
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama mengikuti perlombaan. Persiapan mental dan kesehatan dinilai menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi performa peserta saat tampil di hadapan dewan hakim.
“Saya berharap seluruh peserta menjaga kesehatan, tidur yang cukup, makan teratur, dan mempersiapkan diri dengan baik sehingga saat tampil nanti dapat memberikan performa terbaik,” ingat Wali Kota Ambon.
Pelepasan kafilah ini menjadi momentum penting bagi Kota Ambon dalam mendukung pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani. Pemerintah Kota Ambon berharap seluruh peserta mampu tampil optimal pada setiap cabang lomba, meraih prestasi terbaik, serta membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
Lebih dari sekadar meraih gelar juara, keikutsertaan dalam MTQ diharapkan mampu memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan melahirkan kader-kader umat yang memiliki integritas, wawasan keislaman yang baik, serta komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Ambon dan Provinsi Maluku di masa depan.(MB-01)

