Ambon, Malukubarunews.com – Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi kepada Wutmaili Roumuty atas prestasinya meraih penghargaan Kalpataru Lestari, salah satu penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam apel pagi bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, di Balai Kota Ambon, Senin (22/6).
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah daerah terhadap dedikasi dan konsistensi Roumuty dalam mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengangkat nama Kota Ambon di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih Roumuty menunjukkan persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, dapat diatasi apabila didukung oleh kemauan, kreativitas, dan komitmen yang kuat dari masyarakat.
“Hari ini Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi luar biasa kepada Bapak Roumuty yang beberapa hari lalu menerima penghargaan Kalpataru Lestari. Ini menunjukkan bahwa jika ada kemauan, persoalan sampah bukan hal yang mustahil untuk diselesaikan,”jelasnya
Menurut Ely, berbagai inovasi yang dikembangkan Roumuty layak menjadi contoh bagi masyarakat luas. Beberapa di antaranya adalah pemanfaatan limbah kulit durian menjadi produk kasur serta pengolahan minyak jelantah menjadi sabun yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.
Inovasi tersebut dinilai tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan sampah, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular yang memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna.
“Melalui langkah kecil yang dilakukan, beliau berhasil mengharumkan nama Kota Ambon di tingkat nasional. Saya berharap inovasi ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda,”tegas Elly
Wakil Wali Kota menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan. Karena itu, inovasi yang dilakukan Roumuty diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mulai melakukan perubahan dari lingkungan terkecil, baik di rumah, sekolah, maupun komunitas.
Selain memberikan apresiasi kepada penerima Kalpataru Lestari, Ely juga menyampaikan sejumlah arahan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Ia mengingatkan agar semangat dan euforia berbagai agenda hiburan maupun olahraga tidak mengganggu tanggung jawab utama sebagai pelayan masyarakat.
“Kita boleh menikmati euforia Piala Dunia, tetapi tanggung jawab sebagai pelayan publik tidak boleh terabaikan,” ujarnya
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti pentingnya tindak lanjut hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan laporan keuangan, dengan batas waktu penyelesaian selama 60 hari,” pinta Toisutta.
Ia menegaskan bahwa capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh pemerintah daerah tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan melalui penyelesaian setiap temuan hasil audit secara tepat waktu.
“Opini WTP jangan membuat kita terlena. Tindak lanjut temuan harus segera diselesaikan sesuai batas waktu yang ditentukan,” tegas Ely
Apresiasi terhadap Wutmaili Roumuty dan penegasan terhadap disiplin birokrasi tersebut menjadi pesan penting Pemerintah Kota Ambon bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kinerja pemerintahan yang akuntabel, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan sosial secara berkelanjutan.(MB)

