Ambon.malukubarunews.com — Dugaan aksi penjamretan yang terjadi di kawasan Lorong BNI, Kota Ambon, pada Selasa (24/3/2026), menjadi perhatian publik setelah informasi kejadian tersebut beredar di tengah masyarakat. Meski demikian, hingga Rabu malam (25/3/2026), pihak kepolisian mengonfirmasi belum menerima laporan resmi dari korban.
Peristiwa yang disebut melibatkan seorang warga Kota Ambon yang menjadi korban penjamretan oleh orang tak dikenal tersebut terjadi di area yang dikenal cukup padat aktivitas pada siang hari, namun relatif sepi pada malam hari. Informasi awal menyebutkan kejadian berlangsung saat kondisi lingkungan kurang ramai, sehingga memudahkan pelaku melancarkan aksinya.
Kasi Humas Polresta Ambon, IPDA Janet S. Luhukay yang dikonfernasi media ini melalui pesan Whatshap Rabu,25 Maret 2026 menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk dari korban kepada pihak kepolisian. Hal ini menjadi kendala dalam proses penanganan lebih lanjut.
“terkait kejadian yang terjadi kemarin di Lorong BNI, sampai saat ini kami belum menerima laporan resmi dari pihak korban..”ungkap Kasi Humas Polresta Ambon
Meski belum ada laporan formal, Polresta Ambon tetap mengambil langkah preventif dengan meningkatkan kegiatan patroli rutin di sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, terutama pada malam hari. Upaya ini dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Langkah patroli tersebut difokuskan pada wilayah-wilayah yang minim penerangan dan memiliki intensitas aktivitas rendah saat malam hari. Polisi juga berupaya memperkuat kehadiran personel di lapangan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi kejahatan jalanan.
“kami tetap melaksanakan patroli rutin di tempat-tempat yang rawan, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan.”terang Janet
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Warga diminta untuk menghindari lokasi sepi dan tidak bepergian sendirian jika tidak memiliki kepentingan mendesak.
Imbauan ini dinilai penting mengingat faktor kelengahan dan kondisi lingkungan seringkali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Kepolisian berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan diri masing-masing.
“kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, hindari tempat-tempat sepi terutama saat larut malam, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.”himbaunya
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pelaporan resmi oleh korban kepada aparat penegak hukum. Tanpa laporan tersebut, proses penyelidikan menjadi terbatas dan pelaku berpotensi tidak teridentifikasi.
Polresta Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah serta mengajak masyarakat untuk segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kriminalitas, guna mendukung upaya penegakan hukum secara optimal.(MB-01)
