Ambon.malukubarunews.com – Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menekankan pentingnya menjaga integritas dan independensi pers di tengah dinamika dan tantangan era digital. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, Senin (9/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Ambon. Ia menilai pers memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.
Menurutnya, terdapat empat hal utama yang perlu menjadi perhatian insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
Pertama, menjaga integritas dan independensi agar pers tetap mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan profesional. Hal ini penting agar media tidak terpengaruh oleh tekanan kepentingan politik maupun ekonomi.
“Kami berharap pers tetap berani menyuarakan kebenaran tanpa tekanan kepentingan politik maupun ekonomi, serta setia pada kode etik jurnalistik,” beger Wakil Rektor IV Universitas Pattimura, Ruslan Tawari.
Kedua, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran hoaks, terutama melalui media sosial. Dalam situasi tersebut, media memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan fakta yang terverifikasi kepada masyarakat.
“Pers harus hadir sebagai clearing house, memastikan masyarakat memperoleh fakta, bukan sekadar opini,” punta Ruslan Tawari.
Ketiga, insan pers perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan digitalisasi media dan kecerdasan buatan dalam proses produksi konten jurnalistik. Namun demikian, penggunaan teknologi tetap harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.
“Industri pers harus semakin mahir memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan secara bijak untuk meningkatkan kualitas konten, tanpa kehilangan sentuhan kemanusiaan dan kedalaman analisis,” pintahnya Ruslan lagi
Hal keempat yang tak kalah penting, lanjutnya, adalah peningkatan kesejahteraan serta perlindungan hukum bagi para jurnalis. Menurutnya, perlindungan tersebut sangat diperlukan agar jurnalis dapat menjalankan tugasnya secara profesional tanpa intimidasi.
“Semoga kesejahteraan jurnalis semakin memadai dan perlindungan hukum terhadap mereka semakin kuat, sehingga tidak ada lagi intimidasi saat menjalankan tugas mulia di lapangan,” tegas Ruslan Tawari.
Ia menambahkan bahwa pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas. Sementara masyarakat yang cerdas menjadi fondasi penting bagi terciptanya negara yang kuat dan berdaulat.
Secara khusus untuk Maluku, ia berharap media massa dapat terus menyajikan informasi yang berbasis fakta serta menjalankan praktik jurnalistik secara profesional dan beretika.
“Saya sangat mengapresiasi peran pers secara keseluruhan. Selamat Hari Pers Nasional. Pers yang sehat, ekonomi berdaulat, negara kuat harus menjadi tema sentral yang terus kita perjuangkan,” ucap Ruslan Tawari.tutup ( MB )

