Ambon.malukubarunews.com — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Maluku meluncurkan program Sekolah Keluarga Indonesia dalam rangkaian kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Ambon pada momentum Ramadan Selasa,10 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas pembinaan keluarga di tengah masyarakat.
Ketua DPW PKS Maluku, Fachri Husni Alkatiri yang juga Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT) menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang digelar setiap Ramadan tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar kader dan pengurus partai di berbagai tingkatan.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa hadir pada kegiatan buka puasa bersama DPW PKS Maluku yang memang setiap Ramadan selalu kita adakan. Biasanya kegiatan resmi ini dilakukan sekali dalam sebulan karena berbagai situasi dan kondisi,” tutur Alkatiri.
Menurutnya, pertemuan tersebut penting karena memberikan ruang bagi para kader untuk saling bertemu, bertukar informasi, dan memperkuat ukhuwah. Hal ini dinilai menjadi energi penting bagi organisasi dalam menjalankan berbagai agenda sosial dan dakwah di tengah masyarakat.
“Yang membahagiakan adalah kita bisa bertemu, bertatap muka, saling bertukar informasi. Kita aktif di satu partai tetapi karena kepengurusan berbeda, kadang kita jarang bertemu dalam waktu yang cukup lama,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, PKS Maluku juga memperkenalkan tiga program pembinaan keluarga yang saling terintegrasi, yakni Rumah Keluarga Indonesia, Konsultan Keluarga Indonesia, dan Sekolah Keluarga Indonesia. Ketiga program tersebut dirancang untuk membangun keluarga yang kuat sebagai fondasi utama kehidupan sosial masyarakat.
Fachri menjelaskan bahwa Rumah Keluarga Indonesia akan diisi oleh kelompok ibu-ibu yang diharapkan menjadi penggerak pembinaan keluarga di lingkungan masing-masing. Peran perempuan dinilai sangat strategis karena mereka memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter dan nilai-nilai dalam keluarga.
“Rumah Keluarga Indonesia ini diisi oleh ibu-ibu yang menjadi tulang punggung dalam membentuk karakter keluarga. Mereka yang paling banyak berada di rumah dan paling lama bersama anak-anak,”jelasnya
Selain itu, keberadaan Konsultan Keluarga Indonesia diharapkan dapat menjadi rujukan atau pembimbing bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga, sekaligus memberikan solusi melalui pendekatan edukatif dan keagamaan.
“Para konsultan keluarga ini diharapkan bisa menjadi rujukan, memberikan masukan bahkan solusi bagi berbagai persoalan keluarga yang dihadapi masyarakat,” ujar Fachri.

Sementara itu, Sekolah Keluarga Indonesia akan menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan berbagai unsur dalam program tersebut, sehingga proses edukasi keluarga dapat berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi meluncurkan Sekolah Keluarga Indonesia Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Maluku,” tambahnya
Ia berharap program ini dapat melahirkan keluarga-keluarga yang kuat, harmonis, dan berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sosial di masa depan. Menurutnya, keluarga yang kokoh akan menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat dan berkarakter.
“Semoga melalui program ini kita dapat membentuk keluarga yang kuat dan mampu memberikan pengaruh positif bagi masyarakat di sekitarnya,”harapnya
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut ,Ketua MPW Abdul Asis Sangkala yang juga Wakil Ketua DPRD Maluku Pengurus dan kader PKS lainya ( MB-01)

