Piru.malukubarunews.com — Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selfinus Kainama, secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2026, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas aparatur sipil negara di daerah tersebut .
Dalam sambutannya, Selfinus Kainama menyampaikan apresiasi kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten SBB beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik, meskipun dilaksanakan di tengah suasana Bulan Suci Ramadan.
“Terima kasih kepada Kepala BKPSDM dan seluruh jajaran yang telah mempersiapkan kegiatan ini sehingga dapat berjalan lancar, meskipun dilaksanakan di tengah suasana Ramadhan,” ucapnya Wakil Bupati Seram Bagian Barat
Menurutnya, uji kompetensi merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap pejabat memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada hasil.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, akan lahir aparatur pemerintahan yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga integritas tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan,” tandasnya.
Ia menjelaskan, uji kompetensi dilakukan untuk mengukur potensi serta menggali kemampuan para pejabat secara objektif. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan pemerintah daerah, sehingga penempatan pejabat benar-benar berbasis merit system.
Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaiknya agar hasil yang diperoleh akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
Selain aspek teknis dan administratif, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi manajerial dalam memimpin organisasi perangkat daerah (OPD). Seorang pejabat, katanya, harus mampu mengelola sumber daya secara efektif, membangun kerja sama tim yang solid, serta memastikan program berjalan tepat sasaran.
Tak kalah penting, kompetensi sosial kultural juga menjadi perhatian. Pejabat pemerintah diharapkan memiliki etika, moral, dan sensitivitas sosial dalam melayani masyarakat yang majemuk. Tantangan birokrasi ke depan dinilai semakin kompleks, seiring perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tuntutan pelayanan publik.
“Maka untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan pejabat yang memiliki kemampuan akselerasi kerja, kreativitas, serta inovasi dalam melaksanakan program pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, Pemkab SBB diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas, serta siap membawa Kabupaten Seram Bagian Barat menuju tata kelola pemerintahan yang lebih maju dan berdaya saing di masa mendatang.(MB-02)

