Ambon.malukubarunews.com – Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan Latihan Pra Operasi Pekat Salawaku 2026 dalam rangka cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, bertempat di Aula Polresta P. Ambon & P.P. Lease, pada pukul 08.00 WIT.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolresta P. Ambon & P.P. Lease AKBP Nur Rahman, S.I.K., M.M, Kabag Ops Polresta P. Ambon & P.P. Lease AKP Morlan Hutahean, Kabag SDM Polresta P. Ambon & P.P. Lease AKP Richard W. Hahury, S.Sos, serta para Kasat, Kasi, perwira, dan personel Polresta Ambon yang terlibat dan tersprin dalam Operasi Pekat Salawaku 2026.
Sebanyak 100 (seratus) personel Polresta P. Ambon & P.P. Lease dilibatkan dalam Operasi Pekat Salawaku 2026, yang akan difokuskan pada upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan tertib.
Lat pra ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan personel, serta mematangkan strategi dan langkah bertindak di lapangan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan, sejumlah materi disampaikan oleh para pejabat terkait. Kabag Ops Polresta Ambon menyampaikan paparan mengenai situasi umum dan khusus, cara bertindak, struktur dan pembagian tugas (job description), pentahapan operasi, dukungan sarana prasarana dan anggaran, serta sistem pengendalian. Selanjutnya, Kasat Intelkam Polresta Ambon memaparkan dasar hukum, maksud dan tujuan operasi, perkembangan situasi kamtibmas pra, saat, dan pasca operasi, deteksi dini, serta target operasi. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Ambon menyampaikan materi terkait dasar hukum, target operasi, cara bertindak, serta kegiatan penyidikan.
Pada sesi diskusi dan pembulatan, pimpinan memberikan penekanan penting kepada seluruh personel bahwa Operasi Pekat merupakan operasi kepolisian yang bertujuan menciptakan rasa aman dan tertib di tengah masyarakat, sehingga hasil dan dampaknya harus benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Seluruh personel ditekankan agar melaksanakan tugas secara humanis, profesional, dan proporsional, tanpa menunjukkan sikap arogan. Setiap personel diperbolehkan bersikap tegas dalam penegakan hukum, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis serta menjunjung tinggi etika dan aturan yang berlaku.
Adapun sasaran utama Operasi Pekat Salawaku 2026 ditegaskan meliputi:
1. Premanisme
2. Peredaran dan konsumsi minuman keras (miras)
3. Prostitusi
4. Penyakit masyarakat lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.
Selain itu, seluruh satgas diwajibkan memahami dan melaksanakan cara bertindak (CB) masing-masing serta memperhatikan kelengkapan administrasi pendukung secara benar. Operasi harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, diawali dengan apel dan diakhiri dengan analisa dan evaluasi (anev).
Kegiatan Latihan Pra Operasi Pekat Salawaku 2026 berakhir pada pukul 09.45 WIT dan selama pelaksanaan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.(*)

