Ambon.malukubarunews.com — Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena secara resmi mengambil sumpah janji dan melantik tujuh aparatur sipil negara (ASN) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Pelantikan berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 15.00 WIT, bertempat di ruang Vlisingen, Kota Ambon.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Dandim 1504/Ambon, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), rohaniawan, serta undangan lainnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melengkapi struktur kepemimpinan OPD secara definitif.

Tujuh pejabat yang dilantik masing-masing Alfian Lewenussa sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, dr. Johan Stefanus Norimarna sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Marsia Mulan sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Siegers Vebyana sebagai Kepala Dinas Koperasi Kota Ambon, Semmy Tetelepta sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Claudya Simatauw sebagai Kepala Dinas Perikanan, serta Frits Raimond M. Tatipikalawan sebagai Kepala BPBD Kota Ambon.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 6944 Tahun 2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Keputusan ini mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 10 Desember 2025 hasil seleksi terbuka jabatan.

Dalam prosesi pengambilan sumpah, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan mengandung tanggung jawab besar kepada negara, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Sumpah dan janji yang saudara ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, terhadap kesejahteraan masyarakat, serta disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Dalam sambutannya, Bodewin menjelaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan melalui asesmen dan seleksi terbuka oleh panitia seleksi independen, kemudian diajukan ke BKN untuk mendapatkan pertimbangan teknis.
“Hari ini saudara-saudari dilantik karena dinilai layak dan mampu. Ada banyak yang mengikuti seleksi, tetapi keputusan yang kami ambil mempertimbangkan kapasitas, integritas, dan rekam jejak kinerja,”jelas Bodewin Wattimena.
Bodewin menegaskan bahwa dengan dilantiknya tujuh pejabat tersebut, seluruh jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Ambon kini terisi penuh. Kondisi ini diharapkan memperkuat kinerja pemerintahan dan mendukung percepatan pelaksanaan visi pembangunan Kota Ambon.
“Dengan struktur eselon II yang sudah lengkap, mari kita bekerja sebagai satu tim yang utuh untuk memajukan Kota Ambon yang sama-sama kita cintai,” harap Bodewin Wattimena.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk bekerja profesional di tengah tantangan keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Tantangan ke depan tidak ringan. Saudara-saudari harus mampu memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” tegas Bodewin Wattimena.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Ambon menutup sambutannya dengan mengajak seluruh jajaran ASN bekerja dengan integritas, loyalitas, dan komitmen demi kemajuan Kota Ambon.(MB-01)

