Ambon.malukubarunews.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maluku, Muhammad Arafah, menegaskan komitmen Basarnas dalam menjamin keselamatan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Basarnas Maluku menggerahkan 120 personil Ia menambahkan, Basarnas Maluku mengerahkan 120 personel yang tersebar di enam pos dan unit siaga di berbagai kabupaten didukung sarana darat dan laut termasuk kapal SAR, rigid inflatable boat, serta peralatan pendukung lainnya. Seluruh personel disiagakan selama 24 jam penuh.Hal ini disampaikan dalam wawancara di ruang kerjanya, Rabu (17/12/2025).
Menurut Arafah, terdapat tiga fokus utama Basarnas Maluku dalam menghadapi masa libur akhir tahun, yakni menjamin kesiapsiagaan universal terhadap kecelakaan, bencana, dan kondisi darurat; mempercepat waktu respon pertolongan; serta memperkuat koordinasi lintas instansi demi keselamatan masyarakat.
“Basarnas menjamin kesiapsiagaan universal terhadap kecelakaan, bencana, dan kondisi darurat, mempercepat response time pertolongan selama masa libur Natal dan Tahun Baru, serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjamin keselamatan masyarakat,” ungkap Kepala Basarnas Maluku, Muhammad Arafah.
Ia menjelaskan, upaya tersebut juga diarahkan untuk menekan jumlah korban jiwa melalui pendekatan pencegahan, mitigasi, dan respon cepat. Basarnas Maluku, lanjutnya, terus melakukan evaluasi terhadap operasi SAR, khususnya pada masa siaga Natal dan Tahun Baru sebelumnya.
Dalam evaluasi siaga khusus Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Arafah mengungkapkan terjadi tiga kecelakaan laut. Dua kasus nelayan hilang kontak pada 26 dan 31 Desember 2024 di perairan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).dan perairan Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah dengan seluruh korban berhasil ditemukan selamat. Sementara satu insiden speedboat tenggelam pada 3 Januari 2025 di perairan Tanjung Samala, antara Pulau Manipa dan Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat, mengakibatkan 23 korban selamat dan delapan orang meninggal dunia.
“Untuk operasi besar yang kami laksanakan sepanjang Januari hingga 15 Desember 2025, Basarnas Maluku telah melaksanakan 72 operasi SAR dengan total korban 231 orang selamat, 280 meninggal dunia, dan 15 orang dinyatakan hilang. Kecelakaan kapal masih menjadi kasus terbanyak,”sebut Kepala Basarnas Maluku, Muhammad Arafah.
Menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Basarnas Maluku menetapkan siaga khusus mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Siaga ini difokuskan pada pelabuhan, bandara, penyeberangan, tempat wisata serta pos-pos gabungan Nataru, terutama di wilayah dengan aktivitas penyeberangan masyarakat yang tinggi.
“Pelabuhan Tulehu menjadi salah satu titik perhatian kami. Untuk itu, satu unit kapal KN SAR Barata berukuran 40 meter kami siagakan di Pelabuhan Tulehu dari 20 Desember 2025 sampai 3 Januari 2026 untuk mengantisipasi kepadatan penumpang antar pulau,” jelas Kepala Basarnas Maluku, Muhammad Arafah.
Arafah juga menyampaikan sejumlah rekomendasi, di antaranya mendorong instansi terkait untuk memperketat pendataan manifes penumpang kapal, meningkatkan penggunaan alat deteksi dini sinyal marabahaya, serta mengimbau pengelola destinasi wisata memasang rambu keselamatan yang memadai.
“Kami berkomitmen memberikan layanan SAR terbaik namun kami juga berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga keselamatan. Jika terjadi musibah atau keadaan darurat segera hubungi Call Center Basarnas Ambon di nomor 0857 10588 97 atau pos SAR terdekat,”pinta Kepala Basarnas Maluku, Muhammad Arafah.
Menutup keterangannya, Arafah mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama aktivitas Natal dan Tahun Baru, baik dalam perjalanan laut, darat, maupun saat berwisata, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh sukacita.(MB-01)

