Dobo, Malukubarunews.com — Lima nelayan asal Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berhasil diselamatkan oleh Unit Siaga SAR (USS) Dobo setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin dan hanyut di Perairan Desa Wasir, Rabu (12/11/2025).
Insiden tersebut terjadi ketika para nelayan tengah dalam perjalanan kembali ke Dobo usai melakukan aktivitas memancing di perairan setempat. Mesin motor tempel yang digunakan tiba-tiba mengalami gangguan teknis, menyebabkan kapal kehilangan kendali dan terbawa arus laut.
Menurut informasi dari Humas Basarnas Maluku, laporan pertama diterima dari warga bernama Onisimus Balsala sekitar pukul 00.10 WIT. Ia mengabarkan bahwa lima nelayan berangkat dari Dobo menuju Perairan Wasir dan belum kembali hingga waktu yang seharusnya.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menyiagakan tim untuk persiapan operasi pencarian dan pertolongan,” kata Humas Basarnas Maluku melalui keterangan resmi di Ambon.
Pencarian Dilakukan di Tengah Cuaca Buruk
Setelah melalui tahap koordinasi, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo bergerak cepat sekitar pukul 15.50 WIT dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Pencarian difokuskan di sekitar koordinat 5°41’42.71″S – 134°12’31.47″E, atau sekitar 4 mil laut arah barat laut dari USS Dobo.
Cuaca saat operasi tergolong menantang, dengan hujan ringan, angin timur laut 3–15 knot, dan gelombang setinggi 0,5–1,25 meter. Meskipun demikian, tim SAR tetap melanjutkan pencarian demi memastikan keselamatan seluruh korban.
Ditemukan Dalam Keadaan Selamat
Setelah hampir empat jam melakukan pencarian intensif, sekitar pukul 19.58 WIT, tim berhasil menemukan longboat beserta seluruh penumpangnya dalam kondisi selamat. Longboat tersebut ditemukan dalam keadaan terombang-ambing, namun tidak mengalami kerusakan parah.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dibawa kembali ke Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Kepala Unit Siaga SAR Dobo, melalui laporan lapangan yang diterima redaksi.
Adapun identitas kelima korban yang berhasil diselamatkan adalah sebagai berikut:
- Anton Umnehopa (67 tahun) – selamat
- David Simanjuntak (50 tahun) – selamat
- Berlin Sagala (60 tahun) – selamat
- Ashari (49 tahun) – selamat
- Ulis Hanjini (42 tahun) – selamat
Operasi SAR Ditutup
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, operasi pencarian dan penyelamatan resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada Rabu malam. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Operasi SAR dinyatakan selesai. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan potensi SAR yang telah terlibat dalam operasi penyelamatan kali ini,” kata Humas Basarnas Maluku.
Peringatan Keselamatan bagi Nelayan
Basarnas Maluku kembali mengingatkan seluruh nelayan di wilayah Kepulauan Aru untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang sering terjadi di kawasan perairan timur Indonesia menjelang akhir tahun.
“Kami mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan agar memastikan kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum melaut. Perubahan cuaca di wilayah Maluku sering kali terjadi tiba-tiba dan dapat membahayakan keselamatan,” tegas Humas Basarnas Maluku.
Dedikasi Tim SAR di Lapangan
Keberhasilan operasi ini kembali menegaskan kesiapsiagaan Basarnas Maluku dalam menangani kondisi darurat di wilayah kepulauan. Dengan jumlah personel empat orang tim rescue dan satu unit RIB USS Dobo, mereka mampu menjalankan tugas penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman.
Operasi penyelamatan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Basarnas dalam menjalankan tugas kemanusiaan untuk melindungi setiap jiwa yang berada dalam kondisi berbahaya di laut.(MB-01)

